Tuesday, 21 September 2010

Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak

Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan
pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di
sekitar mereka.
Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Si ayah lalu
menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,
“Nak, apakah benda itu?”
“Burung gagak”, jawab si anak.
Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi
pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu
menjawab dengan sedikit kuat,
“Itu burung gagak, Ayah!”
Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama.
Si anak merasa agak keliru dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama
diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat,
“BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika.
Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang
serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal
kepada si ayah,
“Itu gagak, Ayah.” Tetapi agak mengejutkan si anak, karena si ayah sekali lagi
membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang
sabar dan menjadi marah.
“Ayah!!! Saya tak tahu Ayah paham atau tidak. Tapi sudah 5 kali Ayah bertanya soal
hal tersebut dan saya sudah juga memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya
katakan????
Itu burung gagak, burung gagak, Ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah.
Si ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang
kebingungan.
Sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu
kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkannya sebuah diary lama.
“Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini,” pinta si Ayah.
9
Si anak setuju dan membaca paragraf yang berikut.
“Hari ini aku di halaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba
seekor gagak hinggap di pohon berhampiran. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan
bertanya,
“Ayah, apa itu?”
Dan aku menjawab,
“Burung gagak.”
Walau bagaimana pun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali aku
menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi
rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya.
“Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak.”
Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si
Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara,
“Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau
telah hilang kesabaran serta marah.”
Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya
memohon ampun atas apa yg telah ia perbuat.

NB: Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu, hormatilah mereka.
Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil.
Kita sudah banyak mempelajari tuntunan Islam apalagi berkenaan dengan berbakti
kepada kedua orangtua.Tapi berapa banyak yang sudah dimengerti oleh kita apalagi
diamalkan???
Ingat! ingat! Banyak ilmu bukanlah kunci masuk syurganya Allah.

Author : PercikanIman.org
Shared : Kisah Penuh Hikmah
http://virouz00

Lanjut Gan......

Thursday, 9 September 2010

Selamat Lebaran ^_^

yeahhhh lebaran telah tiba...seneng juga masih bisa menikmati suasana lebaran tahun ini..
Puji Tuhan ..

Tentu saja ada banyak harapan-harapan agar tahun depan bisa menjumpai ramadhan lagi dan menikmati suasana lebaran dengan berbeda.

Tahun lalu, beberapa doa alhamdullilah dikabulkan sama Allah swt. dan berharap tahun ini bisa mendapatkan berkah ramadhan.
Ada beberapa doa yang dipanjatkan pada ramadhan taon ini, semoga bisa terkabul dalam setahun ke depan,
1. Dapat kerjaan yang lebih baik ...Targetnya min 60 jt/tahun untuk tahun depan, dan pengen rasanya kerja jauh dari rumah, jadi perantau,..tujuannya sih jakarta,,semoga deh terkabul ....
2. Pengen nerusin kuliah... Ibu saya udah nyuruh kuliah lagi,..coz kakak saya jg ngelanjutin kuliahnya..sudah bikin makalah2x dan semoga apply2x-nya ada yang ketrima :) sehingga tahun 2011 bisa kuliah s-2 ..
3. Upgrade skill ....bulan depan pokoknya harus les bhs inggris & bhs lain deh..gpp mahal dikit, anggap aja investasi.. lagian ini modal jg buat kerja & kuliah s-2 *kalo jadi,,.
4. Dapat Istri ..hahaha untuk yang satu ini targetnya sih 2 tahun kedepan...tapi gpp deh doanya dicicil dari sekarang,.. biar Tuhan bisa kasih yang baik :) .
5. Sehat wal afiat ...(ortu & keluarga)

hmm...semoga Malaikat, ada yang baca blog saya..semoga teman2x yang baca ikhlas juga mendoakan saya...

*ditulis saat malam takbiran Lebaran 1431 H
allahuakbar...

allahuakbar...

allahuakbar...


btw Minal Aidzin Wal Faidzin ...Mohon Maaf Lahir Batin buat semau...

Lanjut Gan......